DK-BLOG

Welcome To My Blog, My Name is Dwiki Ega Kusuma

Blue Fire Pointer

 

Waktu itu saya pernah bercerita tentang cita-cita jangka pendek saya, Dimana ada cita-cita jangka pendek pastinya ada cita-cita jangka panjang, sekarang saya akan melanjutkan cerita yang lalu. Saya akan menceritakan cita-cita jangka panjang saya untuk beberapa tahun kedepan.

Saya ingin membahagiakan kedua orang tua saya dengan memberangkatkan kedua orang tua saya untuk menunaikan ibadah haji karena saya ingin memberi yang terbaik untuk orang tua saya. Karena banyaknya pengangguran yang mencari pekerjaan saya ingin memiliki sebuah tempat usaha agar dapat menampung sumber daya manusia di sekeliling tempat usaha tersebut. Dan satu lagi cita-cita saya, ingin cepat menikah bila sudah tepat usia saya untuk memiliki sebuah keluarga saya sendiri.

Ada satu cerita lagi, disaat saya masih duduk dibangku Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), ada seorang guru fisika yang bernama Pak Hendrat Moko atau biasa kami panggil dengan nama Pak Moko. Pada saat itu kami ditugaskan untuk menulis apa cita-cita kami dalam selembar kertas, awalnya kami bingung ingin menuliskan cita-cita apa. Setelah selesai kami pun diberi tantangan oleh beliau, dimulai dari hari ini dalam waktu 10 tahun kalian bisa tidak menjadi apa yang kalian cita-citakan, kalau kalian bisa kirimkan cerita kalian lewat e-mail kepada bapak sebagai bukti kalian bersungguh-sungguh ingin menjadi apa yang kalian cita-citakan. Saya ingin membuktikan kepada beliau bahwa kami semua bisa menjadi apa yang kami impikan dimasa depan.

Hahahaha… jadi flashback ini ceritanya, kapan ya kami bisa berkumpul dan mengobrol sepereti dulu. Ahh… masa-masa yang indah, mungkin cukup sekian cerita saya kapan-kapan kalau ada waktu lagi saya akan bercerita kembali. Sekian dan terima kasih.


Siapa sih didunia ini yang tidak menginginkan kesuksesan. Semua orang pasti ingin dengan yang namanya sukses. Apa yang dimaksud dengan Sukses? Menurut pendapat orang mengenai sukses bermacam-macam. Saya akan menjelaskan definisi dari sukses.


Definisi sukses menurut saya adalah tercapainya sebuah keberhasilan yang dicapai seseorang dengan usaha mereka sendiri, yang dicapai dengan ketekunan, kerja keras dan semangat tinggi sehingga bisa menjadi contoh yang baik untuk sekitarnya.


Cukup sekian penjelasan tentang sukses dari saya. Sekian dan terima kasih.



Pada awalnya saya berniat mendaftar di sebuah Institut negeri di Kota Surabaya, kenapa saya memilih di sana? Kenapa tidak yang dekat saja dengan kota kelahiran saya di Kota Cilegon. Karena pada waktu itu kakak saya sudah terlebih dahulu diterima disana dan pada saat itu dia menjadi mahasiswa tingkat akhir D3 Teknik Mesin. Sejak pembukaan SNMPTN saya langsung mendaftar ke Institut tersebut tetapi tidak diterima, namun saya tidak patah semangat saya terus mencoba mendaftar lagi lewat SBMPTN, namun hasilnya sama saja. Saya ini orangnya sedikit keras kepala, didalam hati terus berangan bisa kuliah disana, sampai saya mencoba jalur mandiri, tetap saja tidak diterima. Akhirnya saya tidak bersemangat lagi untuk mendaftar di Institut itu karena persaingannya yang cukup ketat. Setelah 1 bulan saya hidup disana akhirnya saya pulang ke kota Cilegon dengan perasaan bingung “mau nyari tempat kuliah negeri dimana lagi ini, sedangkan pendaftaran sudah mulai tutup” dalam hati saya.

Darimana saya tahu Universitas Gunadarma? Awalnya saya tidak tahu Universitas Gunadarma berada di kota mana, tapi setelah diceritakan mengenai universitas ini saya penasaran dengan apa yang teman saya ucapkan waktu itu, dia berkata jarak antar kampus satu dengan kampus lainnya jauh. Dan bukan hanya itu katanya disana itu jalannya sering terkena macet, setelah diceritakan seperti itu tadinya rada ragu untuk mendaftar di universitas ini, tapi kalau dipikir-pikir tidak berbeda dengan Surabaya yang membedakan hanya kampus-kampusnya yang tersebar dimana-mana, ya tapi buat pengalaman saya saja.


Setelah yakin ingin kuliah disini, akhirnya saya mendaftar dan mengambil formulir pendaftaran, lalu saya lihat jurusan apa saja yang ada di universitas ini. Ternyata banyak juga jurusannya, setelah berdebat sedikit dengan bapak saya jurusan apa yang akan saya pilih, akhirnya saya memilih dua jurusan yang pertama Teknik Industri dan yang kedua Teknik Elekro karena saya dasarnya memang dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) jurusan Elektro. Setelah itu saya mendapat jadwal tes masuk, setelah mengikuti tes beberapa hari kemudian saya mendapat sebuah amplop tentang keterimanya saya atau tidak, kemudian saya buka amplop tersebut dan melihat hasil tesnya ternyata diterima menjadi Mahasiswa Baru (MaBa).

Tapi masalah pun muncul, jurusan apa yang saya harus ambil karena kedua jurusan saya diterima. Setelah berbicara dengan kedua orang tua saya akhirnya saya memilih jurusan Teknik Industri, kenapa saya memilih jurusan Teknik Industri karena saya berasal dari kota industry, saya ingin lebih mengenal apa itu industry, bila dilihat dari banyaknya industry di Indonesia pasti ada yang membutuhkan karyawan lulusan dari Teknik Industri.

Sepertinya cukup sampai disini perjumpaan kita untuk saat ini, semoga tidak bosan ya dengan tulisan-tulisan ini yang saya kira cukup terbelit-belit. Sekian dan terima kasih.



Setiap orang pasti memiliki apa itu cita-cita, mulai dari pada saat kita masih kanak-kanak hingga dewasa pasti mempunyai sebuah cita-cita.  Cita-cita bagi anak kecil adalah sebuah harapan dan impian ketika dia beranjak dewasa nanti, sedangkan bagi orang dewasa cita-cita adalah salah satu tujuan hidup yang harus dicapai dalam dirinya.

Cita-cita, saya juga mempunya apa itu cita-cita. Saya akan bercerita tentang cita-cita jangka pendek saya terlebih dahulu. Selama saya kuliah di Universitas Gunadarma ada sedikit keinginan dalam diri ini untuk pulang ke kampung halaman saya di kota Cilegon. Karena sudah sebulan lebih saya menginggalkan kota untuk menuntut ilmu di sini, saya sangat rindu akan suasana disana ketika melewati jalan-jalan protokol yang tidak terjadi kemacetan parah seperti di tempat dimana saya tinggal sekarang. Saya juga sangat rindu dengan kedua orangtua saya beserta kawan-kawan saya yang dulu berjuang bersama menempuh ujian nasional yang tidaklah mudah, mungkin saya akan pulang ke kampung halaman saya ketika datangnya musim liburan untuk para mahasiswa. Saya ingin melepas kejenuhan dengan tugas-tugas yang semakin lama semakin menumpuk dan kemacetan yang terjadi disini.

Selain keinginan saya untuk kembali ke kampung halaman saya, karena saya ini orangnya sedikit pemalas saya berkeinginan untuk mengubah kebiasaan saya dalam menunda-nunda sebuah pekerjaan dan ingin cepat hidup mandiri karena tempat tinggal saya jauh dengan orang tua saya disini.

Sepertinya cukup cerita tentang cita-cia jangka pendek saya untuk saat ini, kapan-kapan akan saya lanjutkan dengan cerita tentang cita-cita jangka panjang saya. Sekian dan terima kasih.



Apa yang dimaksud dengan softskill?

   Softskills merupakan sebuah istilah dalam sosiologi tentang EQ (Emotional Intelligence Quotient) seseorang, yang dapat dikatagorikan /klusterkan menjadi kehidupan sosial, komunikasi, bertutur bahasa, kebiasan, keramahan, optimasi.

               Softskill sendiri adalah suatu kemampuan atau keterampilan yang ada di dalam diri setiap manusia. Softskill merupakan kemampuan yang dilakukan dengan cara non teknis, artinya tidak berbentuk atau tidak kelihatan wujudnya. Softskill ini dapat dikatakan sebagai keterampilan personal dan inter personal.

 Yang dimaksud softskill personal adalah kemampuan yang di manfaatkan untuk kepentingan diri sendiri. Misalnya, dapat mengendalikan emosi dalam diri,  dapat menerima nasehat orang lain, mampu memanajemen waktu, dan selalu berpikir positif. Itu semua dapat di kategorikan sebagai softskill personal.

Kemudian yang dimaksud softskill inter personal adalah kemampuan yg dimanfaatkan untuk diri sendiri dan orang lain. Contohnya,  kita mampu ber hubungan atau ber interaksi dengan orang lain, bekerja sama dengan kelompok lain, dan lain lain.

Sifat-sifat softskill yang menurut saya sudah saya capai:
            Ini adalah beberapa softskill yang saya miliki:
  •    Ramah
  •    Sopan
  •    Kreatif
  •    Humoris