DK-BLOG

Welcome To My Blog, My Name is Dwiki Ega Kusuma

Blue Fire Pointer


Untuk menjamin keberlanjutan fungsi layanan sosial-ekologi alam dan keberlanjutan sumberdaya alam dalam cakupan wilayah yang lebih luas maka pendekatan perencanaan SDA dengan instrumen penataan ruang harus dilakukan dengan mempertimbangkan bentang alam dan kesatuan layanan ekosistem, endemisme dan keterancaman kepunahan flora-fauna, aliran-aliran energi sosial dan kultural, kesamaan sejarah dan konstelasi geo-politik wilayah.


Beberapa pengertian :

1.     Sumber daya adalah unsur lingkungan hidup yang terdiri atas sumber daya manusia, sumber daya alam, baik hayati maupun non hayati dan sumber daya buatan.
2.     Lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan mahluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya, yang mempengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta mahluk hidup lain.


  • ASAS 1

Menyatakan bahwa semua energi yang memasuki sebuah organisme, populasi, atau ekosistem yang dianggap sebagai energi tersimpan atau terlepaskan. Energi dapat diubah dari satu bentuk ke bentuk lain, serta tidak dapat hilang, dihancurkan, maupun diciptakan.
  • ASAS 2
Menyatakan bahwa tidak ada sistem perubahan energi sangat efisien. Misalnya pada Hukum Termodinamika II yaitu “Semua sistem biologi kurang efisien, kecenderungan umum, energi berdegradasi ke dalam bentuk panas yang tidak balik dan beradiasi menuju angkasa.”


Ekologi

Ekologi adalah ilmu yang mempelajari seluruh pola hubungan timbal balik antara mahluk hidup dengan sesamanya dan mahluk hidup dengan komponen sekitarnya.
Ekologi sebenarnya mempertanyakan tentang berbagai hal seperti :

1.     Bagaimana alam bekerja
2.     Bagaimana spesies beradaptasi dalam habitatnya
3.     Apa yang diperlukan dari habitatnya untuk melangsungkan kehidupan
4.     Bagaimana mereka mencukupi materi dan energy
5.     Bagaimana mereka berinteraksi dengan spesies lain
6.     Bagaimana individu dalam spesies itu diatur dan berfungsi sebagai populasi

Sabtu, 07 Januari 2017

Review Jurnal


Nama: Dwiki Ega Kusuma (33414341)



Penulis: Mihir Khedkar, Aditya Gandhi, Dhanashri Shevade, Meghali Gaikwad and Gautam Narwade
Tahun: 2016
Judul: Noise Level Reduction in Machine Shop using Kaizen Techniques
Jurnal: International Journal of Current Engineering and Technology
Volume: Special Issue-4

Latar Belakang
Hal ini telah diakui bahwa biaya ekonomi dan social dari tingkat kebisingan di tempat kerja memerlukan tindakan signifikan untuk mengurangi eksposur pekerja. Ruang lingkup adalah untuk berkonsentrasi pada tingkat kebisingan shop floor yang dihasilkan terutama oleh mesin dan peralatan.
Kebisingan dapat menjadi potensi bahaya jika diatas tingkat kebisingan 85 dB dan dimana eksposur selama periode yang sangat lama (NIOSH dan OSHA Norma, 2013). Efek buruk dari kebisingan dapat menyebabkan efek fisiologis dan perilaku pada seseorang. Efek fisiologis termasuk gangguan pendengaran dan tanggapan biologis dan kesehatan lainnya. Efek perilaku termasuk gangguan masalah tidur (S Mitchell, 2001).
Oleh karena itu, teknik Kaizen (Alex Smith, 2012), untuk perbaikan terus-menerus dapat digunakan untuk mengambil proyek ini dalam pengurangan kebisingan.